OPTIMALISASI TUGAS CAMAT DALAM MENGKOORDINASI KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN LARANGAN KOTA TANGERANG

Authors

  • Kamaludin Kamaludin Universitas Yuppentek Indonesia
  • Doddy Mulyono Universitas Yuppentek Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53363/buss.v3i3.189

Keywords:

Pemberdayaaan Masyarakat, Koordinasi, Tugas Camat, community empowerment, coordination, Duties of the sub-district head

Abstract

In this study, there was a sample of 104 people, consisting of the sub-district head, the sub-district secretary, the head of the empowerment section, 3 village heads and 98 people from the Larangan sub-district community. The sampling technique used for the community uses the purpose sampling method, namely determining the sample with certain considerations because the number is large and adjusted to the research objectives. For sub-district heads, sub-district secretaries and heads of community empowerment sections, the census collection technique was used. The data collection technique used in this research was primary data collected by filling out questionnaires and interviews, while secondary data was obtained by observation. In analyzing the researcher used table tools. Based on the analysis carried out by the researchers, it can be concluded that the Optimization of the Subdistrict Head's Duties in Coordinating Community Empowerment Activities in Larangan District, Tangerang City has been considered quite good. To further increase community participation in carrying out community empowerment activities, the sub-district should conduct training for the community to provide input and knowledge, so that the community has the ability to participate in empowerment programs carried out by the sub-district, so that it can produce quality human resources

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis Muslim. 2012. Dasar-Dasar Pengembangan Masyarakat, (Yogyakarta: Samudra Biru

Edi Soeharto, 2015. Membangun Masyarakat dan Memberdayakan Rakyat, Jakarta: PT. Refika Aditama

Esrom Aritonang, dkk, Pendampingan Komunitas Pedesaan, (Jakarta: Sekertariat Bina Desa, 2001

Ginandjar Kartasasmitha, Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan, (Jakarta: PT Pusaka Cisendo,1996

Handayaningrat, Soewarno. 2019, Administrasi Pemerintahan Dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: Haji Masagung

Handoko, T. Hani, 2013, Manajemen Edisi Kedua, BPFE:Yogyakarta

Harsono. 2018. Coaching dan Aspek-aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta: Depdikbud.

Hasibuan.2016. Koordinasi Dasar, Pengertian, dan Masalah, Edisi Revisi, Bumi Aksara: Jakarta

Isbandi Rukminto Adi, 2008. Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta: PT Grafindo Persada

Kaloh, J. 2020. Kepemimpinan Kepala Daerah. Jakarta, Sinar Grafika

Maksudi, Beddy Irawan. 2017, Dasar-Dasar Administrasi Publik. Cimande Hilir. Bogor: PT. Raja Grafindo

Maksudi, Beddy Iriawan, 2014, Sistem Politik Indonesia, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Moekijat. 2013. Perencanaan dan Pengembangan Karir Pegawai. Bandung, Ramaja Rosdkarya

Nasution. 2013, Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito

Onny. S. Prijiono, 1996. Pemberdayaan, Konsep, Kebijakan dan Implementasinya, Jakarta: CSIS

Pasalong, Harban. 2013. Kepemimpinan Birokrasi. Bandung, Alfabeta

Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 16 Tahun 2000 Tentang Pembentukan 7 (Tujuh) Kecamatan.

Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi Kecamatan

Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah termasuk dalam klasifikasi Perangkat Daerah

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan

Peraturan Walikota Nomor 82 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan

Peraturan Walikota Tangerang Nomor 10 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Wali Kota Kepada Camat

Phillips D. Allen dan Hornak James E. 1979. Measurement and Physi-cal Education. New York: John Wiley and Sons

Sanjoto. 2019. Penguatan dan Pembinaan Kondisi Fisik. Semarang: IKIP

Siagian, Sondang. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT. Bumi Askara,

Singarimbun, M. 2006. Metode penelitian Survei. Jakarta. LP3ES

Soejono, Abdurrahman. (2015), Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Bandung: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2009), Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2019), Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta

Syafiie, Inu Kencana. 2013, Ilmu Pemerintahan. Jakarta: Bumi Aksara.Pertja

Syafiie, Inu Kencana. 2013. Teori dan Analisis Politik Pemerintahan. Jakarta:

Syamsudin RS, 2019. Dasar-Dasar Pengembangan Masyarakat Islam Dalam Da’wah Islam, (Bandung: KP. HADID)

Undang-undang (UU) Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

Wahab, Solichin Abdul. 2013. Analisis Kebijakan: Dari Formulasi Ke Implementasi Kebijaksanaan Negara. Jakarta, Bumi Aksara.

Zubaedi, 2007. Wacana Pembangunan Alternatif: Ragam Perspektif Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Yogyyakarta: Ar-Ruzz Media

Downloads

Published

2023-10-10

How to Cite

Kamaludin, K., & Mulyono, D. . (2023). OPTIMALISASI TUGAS CAMAT DALAM MENGKOORDINASI KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN LARANGAN KOTA TANGERANG. Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management, 3(3), 1069–1081. https://doi.org/10.53363/buss.v3i3.189